11 Jenis Tanaman Obat Herbal Yang Sangat Bermanfaat | Ganti Arah 11 Jenis Tanaman Obat Herbal Yang Sangat Bermanfaat - Ganti Arah

ARAH DAN INFORMASI

Breaking

Kamis, 03 Mei 2018

11 Jenis Tanaman Obat Herbal Yang Sangat Bermanfaat

ARAH DAN INFORMASI


Tanaman obat merupakan tanaman yang bisa dibudidayakan di pekarangan rumah dan mempunyai manfaat sebagai obat-obatan herbal tradisional.Penggunaan tanaman sebagai pengobatan herbal sudah dipraktekkan sejak zaman Mesir kuno sekitar 2500 tahun Sebelum Masehi.
01. Tanaman Herbal Tembelekan


02. Tanaman Herbal Teh


03. Tanaman Obat Tebu

04. Tanaman Obat Tanduk Rusa

BACA JUGA : Elfast Speaking Community Kampung Inggris Pare

05. Tanaman Obat Tapak Kuda

06. Tanaman Obat Srikaya

07. Tanaman Obat Sosor Bebek

08. Tanaman Obat Sisik Naga

09. Tanaman Herbal Daun Sirih

10. Tanaman Herbal Sereh

11. Tanaman Obat Sembung

Indonesia memiliki 30.000 jenis tanaman dari total 40.000 jenis tanaman yang ada di dunia, dan 940 jenis diantaranya merupakan tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk obat-obatan tradisional dalam kehidupan sehari-hari.Hasil beberapa penelitian membuktikan bahwa obat (ramuan) tradisional yang diramu dari tanaman obat lebih mudah dicerna oleh tubuh dan tidak terlalu menyebabkan efek samping. Sudah banyak negara maju yang mulai memproduksi obat-obatan dari tanaman herbal.



Tembelekan merupakan tanaman perambat yang bisa tumbuh sampai dengan ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut.
Tanaman ini banyak digunakan sebagai tanaman pagar karena bisa tumbuh setinggi dua meter. Daun, bunga, dan akar dari tembelekan bisa dimanfaatkan sebagai obat. Akarnya berkhasiat untuk mengatasi penyakit TBC kelenjar, keputihan dan influenza.
Daunnya berkhasiat untuk obat sakit kulit, memar, bisul, rheumatik, bengkak, panas tinggi dan gatal-gatal. Bunganya berkhasiat untuk mengobati asthmatik dan TBC dengan batuk darah.

Tanaman teh berasal dari kawasan Cina Selatan dan India bagian Utara. Tanaman teh bisa tumbuh optimal di ketinggian 200-2.300 meter di atas permukaan laut.
Umumnya teh ditanam di perkebunan dan di panen secara manual. Pucuk dan daun muda teh biasa digunakan untuk membuat minuman teh. Bagian yang bisa digunakan untuk pengobatan dari tanaman teh yaitu daunnya.
Khasiat dari daun teh diantaranya untuk mengatasi infeksi saluran cerna, sakit kepala, mengurangi terbentuknya karang gigi, diare, kencing manis, penyubur rambut dan darah tinggi.
Cara pemakaiannya dengan menyeduh daun teh kering sebanyak 4-7 gram. Untuk pemakain luar, daun teh yang masih segar dicuci bersih lalu ditumbuk halus, kemudian dioleskan pada bagian yang luka dan diperban.
Tebu termasuk kelompok tanaman dari keluarga rumput-rumputan (Graminae) dan bisa tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim sedang sampai panas.
Batang dari tanaman tebu merupakan penghasil gula putih. Tebu bisa tumbuh sampai ketinggian 2-4 meter dan panjang daunnya mencapai 1-2 meter dengan lebar 4-8 cm. Batangnya ber ruas-ruas dan setiap ruas dibatasi oleh buku-buku.
Batang tebu mengandung air gula dengan kadar mencapai 20%. Batang tebu berkhasiat untuk meredakan jantung berdebar, batuk dan sakit jantung.
Tanduk rusa termasuk jenis tanaman paku-pakuan dan banyak ditemui menempel kuat pada benda atau batang pepohonan, tapi tidak merugikan inangnya.
Tanduk rusa menempel pada inangnya dengan penumpu berupa akar, helaian daunnya berwarna hijau. Tanduk rusa lebih banyak tumbuh di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Tanduk rusa berkembang biak dengan spora atau dengan memindahkan akar rimpangnya. Daun tanduk rusa bermanfaat untuk mengobati abses, demam, bisul, radang rahim luar dan hamil tidak teratur.
Tapak kuda merupakan tanaman perambat yang tumbuh di tanah yang berbatu-batu dan mengandung pasir. Warna batangnya hijau kecoklatan, daunnya agak bulat berwarna hijau dan bunganya berwarna ungu berbentuk seperti corong atau terompet.
Daun tapak kuda mengandung myristic acid, behenic acid dan melissic acid. Daunnya yang kering mengandung antistine. Tapak kuda bisa digunakan untuk mengobati reumatik, pembengkakan gusi, sakit otot, sakit gigi dan wasir.
Srikaya berasal dari kawasan Amerika tropis dan bisa tumbuh di daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.
Srikaya akan mulai berbuah setelah ditanam selama 1-2 tahun. Biasanya tanaman ini akan berbunga pada bulan januari – Desember. Banyaknya buah yang dihasilkan tergantung pada pengairan, pemberian pupuk dan pemangkasan.
Tanaman srikaya secara umum mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang.
Daunnya berkhasiat sebagai peluruh cacing usus, mempercepat pemasakan bisul dan antiradang. Bijinya berkhasiat untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat sebagai tonikum dan astringen.
Tanaman sosor bebek berasal dari Madagaskar dan tumbuh di daerah tropis. Sosor bebek bisa ditemui tumbuh liar di pinggir jalan, tepi jurang atau ditanam di pekarangan rumah.
Tanaman ini bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 1 meter dan panjang daunnya 5-20 cm dengan lebar 2,5-15 cm. Sosor bebek bisa digunakan untuk mengobati sakit panas, melancarkan air seni, batuk dan sakit kepala.
Sisik naga merupakan tumbuhan epifit, banyak ditemukan di daerah Asia tropik mulai dari daerah yang agak lembab sampai dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.
Daun sisik naga ada yang mandul dan ada yang fertil. Daun yang fertil berbentuk oval memanjang dengan panjang 1-5 cm dan lebar 1-2 cm. Sisik naga berkembang biak dengan spora dan pemisahan akar.
Sisik naga mengandung gula, minyak asiri, tannin, sterol, flavonoid dan fenol. Daun sisik naga bisa digunakan untuk menghilangkan nyeri, obat batuk, pembersih darah, memperkuat paru-paru dan penghenti pendarahan.
Sirih merupakan tumbuhan perambat yang hidup bersender pada batang tanaman lain. Tanaman sirih panjangnya bisa mencapai puluhan meter. Daunnya licin, berwarna hijau, dan berbentuk menyerupai jantung.
Batangnya berwarna hijau agak kecoklatan dengan permukaan kulit yang kasar dan berkerut-kerut. Daun sirih biasa digunakan sebagai obat-obatan tradisional dan masih sering dipake nginang oleh ibu-ibu generasi tua.
Daun sirih bisa dimanfaatkan untuk mengurangi produk ASI yang berlebihan, keputihan, sakit jantung, sifilis, alergi, diare, batuk, sakit gigi berlubang, dan sakit mata.
Tanaman sereh bisa tumbuh di daerah tropis pada ketinggian 50-2.700 meter di atas permukaan laut. Sereh banyak ditanam di persawahan dan pekarangan rumah.
Sereh bisa diperbanyak dengan menggunakan potongan rimpang. Akar sereh bisa digunakan sebagai penghangat badan, peluruh air seni, bahan untuk kumur, peluruh keringat dan peluruh dahak.
Daun sereh bisa digunakan sebagai obat Pereda kejang, peluruh angina perut, penurun panas, penambah nafsu makan dan pengobatan pasca persalinan.
Tanaman ini bisa tumbuh di tempat yang terbuka sampai tempat yang agak tertutup pada ketinggian sampai 2.200 di atas permukaan laut. Tanaman sembung tumbuh tegak dengan tingginya bisa mencapai 4 meter.
Daunnya berbentuk bundar telur sampai lonjong dengan panjang 8-40 cm dan lebar daun 2-20 cm. Bunganya berwarna kuning, keluar di ujung cabang.
Tanaman sembung mengandung senyawa kimia borneol, di-methyl ether phloroacetophenone, limonene dan cineole. Daun dan akarnya berkhasiat untuk mengobati reumatik, sakit tulang, nyeri haid, diare, kembung dan influenza.

Description: 11 Jenis Tanaman Obat Herbal Yang Sangat Bermanfaat Rating: 3.5 Reviewer: Ferry Anas ItemReviewed: 11 Jenis Tanaman Obat Herbal Yang Sangat Bermanfaat